Varanasi, Kota menanti Kematian


Setelah berjuang dengan bangun pagi, rombongan Bodhiyatra pun berhasil mencapai tepi sungai gangga. Pencapaian tersebut adalah sebuah perjuangan karena kami tiba di Varanasi bertepatan dengan festival Sawan, salah satu festival terpenting bagi umat Hindu untuk memuliakan dewa Siwa. 

Sedikit informasi tentang Varanasi disebut juga Benares adalah 
kota suci agama Hindu di tepi sungai Ganga yang terletak di negara bagian Uttar Pradesh di India bagian utara. Varanasi, bagi umat Hindu, adalah seperti Mekkah bagi umat Muslim atau Vatikan bagi umat Katolik.

Bodhiyatra di Sungai Gangga
Varanasi memiliki budaya yang unik, yang sangat berbeda dengan tempat-tempat lain di sekitarnya. Kebudayaan ini telah melalui perkembangan ribuan tahun yang membuat Varanasi menjadi salah satu pusat kebudayaan utama di India utara. Kebudayaan Varanasi berkembang di sekitar sungai Gangga yang merupakan denyut nadi kota. Varanasi memiliki jenis musik tersendiri dalam kesenian klasik India. 


Dikutip dari www.idntimes.com/travel/ yang menuliskan bahwa sebagai kawasan suci ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung di area sungai yang berpusat di Varanasi. Setiap pengunjung bisa terlibat dalam kegiatan unik ini, atau sekadar melihat-lihat saja. Yang jelas, aktivitas ini tak akan kamu temui di sungai mana pun selain Gangga.  Gangga juga dikenal sebagai dewi umat Hindu yang melambangkan kesucian dari dosa dan kesuburan. Penganut agama Hindu percaya, mandi dengan air Sungai Gangga bisa membersihkan segala dosa yang pernah diperbuat.
Maka, jika kamu berkunjung ke Sungai Gangga, jangan terhenyak dengan pemandangan ratusan orang tengah membersihkan tubuhnya dengan air sungai. Seluruh aktivitas pemandian bisa kamu lihat di sini, seperti membasuh tubuh dengan sabun, menggosok gigi, termasuk mencuci baju.  Ditemani pemandu lokal, tak sedikit wisatawan yang menjajal menyusuri Sungai Gangga dengan perahu. Sungai Gangga memiliki panjang 2.525 kilometer dengan lebar 1 kilometer. Maka, menyusuri sungai dengan perahu adalah aktivitas yang hendaknya tak dilewatkan.
Sungai Gangga 

Pemandu akan mengajakmu melihat aktivitas di tepian sungai yang berpusat di kota kuno Varanasi ini. Sungainya lebar dan berarus. Jika kamu tertarik menjajal, pastikan dirimu memakai kelengkapan alat keamanan ketika mengarungi sungai sepanjang jarak Banda Aceh ke Jakarta ini.  Berkaitan dengan kepercayaan bahwa air di Sungai Gangga tersebut suci, aktivitas memandikan jasad orang mati juga kerap terlihat di sini. Selain memandikan, kremasi dan pembuangan abu tubuh orang meninggal juga dilakukan di Sungai Gangga. Namun, kremasi tak berlaku bagi jasad anak kecil dan ibu hamil.  Bagi warga yang kurang mampu secara finansial, mereka biasanya hanya menenggelamkan jasad orang mati tersebut dengan diikat menggunakan batu agar tak kembali ke permukaan. Tak jarang, ikatan batu itu lepas dan jasad tersebut mengapung di permukaan sungai.

Mengutip laman Lonely Planet, Varanasi adalah India yang terbentuk dari imajinasimu. Setiap sudut kota suci umat Hindu ini begitu eksotis sebab di sinilah pusat kebudayaan India sesungguhnya. Maka tak heran, wisatawan biasanya berkeliling ke Varanasi.  Di Varanasi, terdapat ghat (daratan yang mengarah ke sungai) tempat pemandian, Candi Vishwanath, dan Museum Bharat Kala Bhavan. Museum Bharat Kala Bhavan terletak di kampus Universitas Hindu Benares.

Museum ini adalah tempat koleksi lukisan seperti manuskrip kuno dari daun palem, pahatan, dan display sejarah lokal.Candi Vishwanatt adalah candi yang paling terkenal di Varanasi. Dibangun tahun 1776 oleh Ahalya Bai dari Indore, ada emas seberat 800kg yang ditanam di menara dan kubah. Emas ini disediakan oleh Maharaja Ranjit Singh dari Lahore pada 50 tahun kemudian.Sembahyang adalah aktivitas spiritual yang bisa dilakukan di kawasan Sungai Gangga. Rishikesh adalah salah satu tempat bersembahyang terkenal di India yang memiliki banyak asrama yang terletak di sepanjang Sungai Gangga.Karena terkenal, ada ratusan pengunjung yang ikut bersembahyang. Selain sembahyang, ada pula pengunjung yang tertarik menjajal bermeditasi.Kelima aktivitas unik itulah yang biasa pengunjung lakukan ketika berkunjung di pusat Sungai Gangga. 

Kamu tertarik mencoba?? 

Comments

Popular posts from this blog

Progam Ziarah Buddha B (11D10N)